APAKABARGROBOGAN.COM – Pembangunan Pasar Glendoh yang dimulai sejak Desember 2023 oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) diproyeksikan selesai akhir Juli 2024.
Guna untuk menunjang kegiatan perekonomian masyarakat di Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah.
Menteri PUPR Basuki Hadimuljono mengatakan hal itu dalam keterangan tertulisnya, Senin (17/6/2024).
Pembangunan pasar dilakukan dengan meningkatkan fungsi pasar sebagai sarana perdagangan rakyat yang aman, nyaman, bersih, tertata, dan lebih estetis atau tidak kumuh.
Baca Juga:
Komunikasi Strategis Publikasi Press Release, Kunci UMKM Memenangkan Perhatian Media dan Pasar
Keberhasilan Koperasi Desa Merah Putih Ditentukan oleh Dukungan BUMN, Ini Strategi Pemerintah
“Diharapkan, infrastruktur pasar yang berkualitas dapat dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat.”
“Terutama dalam menjamin distribusi bahan pokok dan turut menggerakkan sektor riil atau Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM).”
“Yang merata hingga pelosok desa di seluruh Indonesia,” ucap Basuki Hadimuljono.
Lokasi pembangunan Pasar Glendoh sendiri berdekatan dengan Pasar Agro Hortikultura dan Pasar Pagi Purwodadi.
Baca Juga:
Mengetahui Indonesia Mampu 3 Kali Tanam Padi dalam Setahun, Inilah Reaksi yang Dilakukan Jepang
Penyidikan Kasus Dugaan Suap Fasilitas Ekspor CPO, Kejagung Periksa 2 Hakim Sebagai Saksi
Sehingga turut meningkatkan fungsi kawasan setempat sebagai pusat perdagangan rakyat di Kabupaten Grobogan.
Pembangunan Pasar Glendoh di Grobogan dikerjakan oleh Balai Prasarana Permukiman Wilayah (BPPW) Jawa Tengah, Direktorat Jenderal (Ditjen) Cipta Karya Kementerian PUPR.
Melalui pendanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2023-2024 senilai Rp25 miliar dengan kontraktor pelaksana PT Pradipta Bumi.
Konstruksi di atas lahan seluas 11.331 meter persegi (m2) dengan luas bangunan 3.397 m2.
Baca Juga:
Alami Gangguan Kesehatan Usai Konsumsi Makanan Program MBG, Kepala BGN Kunjungi Siswa Cianjur
KPK Panggil 2 Orang Petinggi LPEI Sebagai Saksi Terkait Kasus Korupsi Penyaluran Fasilitas Kredit
Secara keseluruhan, Pasar Glendoh sendiri terdiri dari 4 blok yang mampu menampung 200 pedagang dengan pembagian bangunan utama pasar.
Yakni Blok A terdiri dari 10 kios, Blok B sebanyak 12 kios dan 48 los, Blok C sebanyak 12 kios, dan Blok D sebanyak 58 kios dan 56.
Pasar ini dilengkapi fasilitas pendukung seperti toilet, mushola, dan rumah pompa.
Selain itu juga dilengkapi dengan bangunan rumah potong ayam, ground water tank, Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL), bank sampah, rumah genset, area parkir, drainase, akses lingkungan, pagar kawasan, dan lansekap.
Portal berita ini menerima konten video dengan durasi maksimal 30 detik (ukuran dan format video untuk plaftform Youtube atau Dailymotion) dengan teks narasi maksimal 15 paragraf. Kirim lewat WA Center: 085315557788.
Diharapkan dengan selesainya pembangunan Pasar Glendoh yang sehat dan higienis akan meningkatkan sarana perdagangan barang/jasa dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari masyarakat, khususnya di Kabupaten Grobogan.***
Sempatkan untuk membaca berbagai berita dan informasi seputar ekonomi dan bisnis lainnya di media Duniaenergi.com dan Infomaritim.com
Jangan lewatkan juga menyimak berita dan informasi terkini mengenai politik, hukum, dan nasional melalui media Topikpost.com dan Hariansumedang.com
Sedangkan untuk publikasi press release di media ini atau serentak di puluhan media lainnya, klik Rilisbisnis.com (khusus media ekbis) dan Jasasiaranpers.com (media nasional)
WhatsApp Center: 085315557788, 087815557788, 08111157788.
Pastikan download aplikasi portal berita Hallo.id di Playstore (android) dan Appstore (iphone), untuk mendapatkan aneka artikel yang menarik.

















