Pada 21 Januari 2024 Sampai dengan 10 Februari 2024, Bawaslu Perbolehkan Pemasangan Iklan Kampanye

Avatar photo

- Pewarta

Kamis, 28 Desember 2023 - 08:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

APAKABARJATENG.COM – Ketua Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) RI, Rahmat Bagja mengingatkan soal penempatan iklan kampanye.

Yuks, dukung promosi kota/kabupaten Anda di media online ini dengan bikin konten artikel dan cerita seputar sejarah, asal-usul kota, tempat wisata, kuliner tradisional, dan hal menarik lainnya. Kirim lewat WA Center: 085315557788.

Iklan kampanye baru diperbolehkan mulai 21 Januari 2024 sampai 10 Februari 2024.

Aturan ini tertuang dalam PKPU nomor 15 tahun 2023 tentang Kampanye Pemilu 2024.

“Meski kampanye sudah mulai pada 28 November 2023, hanya saja untuk iklan kampanye baru boleh dilakukan pada 21 Januari 2023,” ujar Rahmat Bagja.

Rahmat Bagja menyanpaikan sebagaimana dikutip dari laman resmi Bawaslu, Rabu 27 Desember 2023.

Baca artikel lainnya di sini : Menhan Prabowo Subianto Hadiri Natal Nasional di Surabaya Bareng Jokowi dan Menteri Lainnya

Pengawasan iklan kampanye tersebut, lanjut Bagja, tidak hanya dilakukan oleh Bawaslu.

Pengawasannyaakan dilakukan oleh gugus tugas yang terdiri dari KPI, KPU, dan Dewan Pers,

“KPI, Dewan Pers, dan Bawaslu akan menegakkan aturan terkait iklan kampanye Pemilu,” ucapnya.

Lihat juga konten video, di sini: Ceritakan Keputusan Pilih Gibran sebagai Cawapres, Prabowo Subianto: Sempat Dihina Anak Ingusan

Terkait dengan pelaksanaan kampanye, Bagja menjelaskan harus dilengkapi dengan Surat Tanda Terima Pemberitahuan (STTP) Kampanye.

Jika tidak ada STTP Kampanye, kata Bagja, pengawas bisa merekomendasikan pembubaran kampanye atau penegakkan hukum.

“KPU, PPK atau PTPS nanti yang membubarkan kampanye tersebut,” tukasnya.***

Berita Terkait

Inilah Profil Sudayono yang Dinilai Berpotensi Besar Menangkan Pilkada dalam Pilgub Jawa Tengah
Sudaryono Berpotensi Menangkan Pilgub Jateng, Pengamat Politik Ungkap Sudah Punya Modal di Kandang Banteng
Surya Paloh Bertemu dengan Presiden Jokowi, Anies Baswedan Ungkap Kondisi Terkini Koalisi Pengusungnya
Jalankan Check and Balance, PDI Perjuangan Nyatakan Siap Berjuang sebagai Oposisi di Luar Pemerintahan
Mantan Mendag Muhammad Lutfi Tanggapi Kontroversi Film ”Dirty Vote’ yang Beredar di Masa Tenang
VIDEO – Cerita Eks Prajurit Terapkan Pemberian Susu ke Anak atas Saran Prabowo, Program Itu Luar Biasa
Paket Press Release dengan Konten Politik, Kurang dari Rp3 Juta Mendapat Publikasi di 10 Media Online
Disambut Heboh Ratusan Ribu Warga, Prabowo Subianto Tiba di Semarang Ikuti Kirab Kebangsaan
Jasasiaranpers.com dan media online ini mendukung program manajemen reputasi melalui publikasi press release untuk institusi, organisasi dan merek/brand produk. Manajemen reputasi juga penting bagi kalangan birokrat, politisi, pengusaha, selebriti dan tokoh publik.

Berita Terkait

Jumat, 23 Februari 2024 - 17:42 WIB

Inilah Profil Sudayono yang Dinilai Berpotensi Besar Menangkan Pilkada dalam Pilgub Jawa Tengah

Rabu, 21 Februari 2024 - 08:00 WIB

Surya Paloh Bertemu dengan Presiden Jokowi, Anies Baswedan Ungkap Kondisi Terkini Koalisi Pengusungnya

Sabtu, 17 Februari 2024 - 13:21 WIB

Jalankan Check and Balance, PDI Perjuangan Nyatakan Siap Berjuang sebagai Oposisi di Luar Pemerintahan

Senin, 12 Februari 2024 - 13:40 WIB

Mantan Mendag Muhammad Lutfi Tanggapi Kontroversi Film ”Dirty Vote’ yang Beredar di Masa Tenang

Jumat, 2 Februari 2024 - 18:46 WIB

VIDEO – Cerita Eks Prajurit Terapkan Pemberian Susu ke Anak atas Saran Prabowo, Program Itu Luar Biasa

Senin, 29 Januari 2024 - 14:58 WIB

Paket Press Release dengan Konten Politik, Kurang dari Rp3 Juta Mendapat Publikasi di 10 Media Online

Senin, 29 Januari 2024 - 07:27 WIB

Disambut Heboh Ratusan Ribu Warga, Prabowo Subianto Tiba di Semarang Ikuti Kirab Kebangsaan

Selasa, 23 Januari 2024 - 15:15 WIB

Kami Siap Publikasikan Press Release Anda di Pers Daerah Kota Anda, 10 Kali Publikasi Cukup Rp3 Juta Saja

Berita Terbaru