Dari Pasar Gede dan Kampung Pecinan Solo, Tradisi Grebeg Sudiro Jadi Akulturasi Budaya Tionghoa dan Jawa

Avatar photo

- Pewarta

Senin, 12 Februari 2024 - 08:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Event Grebeg Sudiro 2024, merupakan sebuah tradisi yang digelar di Kelurahan Sudiroprajan, Solo, Jawa Tengah. (Dok. Kemenparekraf.go.id)

Event Grebeg Sudiro 2024, merupakan sebuah tradisi yang digelar di Kelurahan Sudiroprajan, Solo, Jawa Tengah. (Dok. Kemenparekraf.go.id)

APAKABARGROBOGAN.COM – Event Grebeg Sudiro 2024, merupakan sebuah tradisi yang digelar di Kelurahan Sudiroprajan, Solo, Jawa Tengah, sebagai bentuk akulturasi budaya antara Tionghoa dan Jawa.

Yuks, dukung promosi kota/kabupaten Anda di media online ini dengan bikin konten artikel dan cerita seputar sejarah, asal-usul kota, tempat wisata, kuliner tradisional, dan hal menarik lainnya. Kirim lewat WA Center: 085315557788.

‘Grebeg’ dalam tradisi Jawa, merujuk pada perayaan rutin dan ucapan syukur untuk memperingati peristiwa penting.

Sementara ‘Sudiro’ diambil dari Kampung Sudiroprajan di sekitar Pasar Gede.

Tradisi ini awalnya untuk memperingati ulang tahun Pasar Gede Hardjonagoro yang digagas oleh warga etnis Tionghoa dan Jawa di Kampung Sudiroprajan.

Dengan semangat kebhinekaan, Pemerintah Kota Solo mendukung Grebeg Sudiro sebagai perayaan tahunan.

Grebeg Sudiro melibatkan dua kegiatan utama, yakni sedekah bumi dan kirab budaya.

Baca artikel lainnya di sini :  Politisi Budiman Sudjatmiko Ingatkan Aktivis Tak Ikut-Ikutan Agenda Asing, Himbauan Terkait Film ‘Dirty Vote’?

Sedekah bumi mengekspresikan rasa syukur pedagang Pasar Gede dan masyarakat sekitar.

Sementara kirab budaya melibatkan kebersamaan dua etnis, Tionghoa dan Jawa, dengan menampilkan tarian khas Jawa, serta pertunjukan Liong dan Barongsai.

Lihat juga konten video, di sini: Sebelum Joget di Panggung di Sidoarjo, Jawa Timur, Capres Prabowo Subianto Mohon Izin ke Kiai

Kelurahan Sudiroprajan, Kecamatan Jebres, dikenal sebagai Kampung Pecinan karena dihuni banyak etnis Tionghoa.

Wilayah ini mencakup Kampung Kepanjen, Balong, Mijen, Ngampil, Samaan, Ketandan, Limolasan, dan Balong Lengkong.

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno mengapresiasi Grebeg Sudiro 2024.

Sandiaga Uno saat berkunjung ke Kawasan Pasar Gede, Solo, Jawa Tengah Sabtu (10/2/2024) menjelaskan, Grebeg Sudiro menjadi salah satu bagian 100 Karisma Event Nusantara (KEN).

Peluang bagi aktivis pers pelajar, pers mahasiswa, dan muda/mudi untuk dilatih menulis berita secara online, dan praktek liputan langsung menjadi jurnalis muda di media ini. Kirim CV dan karya tulis, ke WA Center: 087815557788.

Event yang memasuki tahun ke-15 itu merupakan simbol dan wujud aktualisasi, akulturasi, pembauran, dan harmoni dalam kebhinekaan.

Di kawasan heritage Pasar Gede dan Kampung Pecinan yang menjadi bagian Kelurahan Sudiroprajan.

Portal berita ini menerima konten video dengan durasi maksimal 30 detik (ukuran dan format video untuk plaftform Youtube atau Dailymotion) dengan teks narasi maksimal 15 paragraf. Kirim lewat WA Center: 085315557788.

“Grebeg Sudiro menjadi event KEN pertama 2024 yang digelar. Saya mencari event-event seperti ini, yang bisa naik kelas dari event kelurahan naik menjadi event provinsi.”

“Saya berharap ini bisa menjadi event internasional. Ini juga sebuah gerakan masyarakat yang menginspirasi kita.”

Investor yang serius bisa mendapatkan 100% kepemilikan media online dengan nama domain super cantik ini. Silahkan ajukan penawaran harganya secara langsung kepada owner media ini lewat WhatsApp: 08557777888.

“Untuk bangkit, ekonomi kita digerakkan dari sektor konsumsi dan di event ini kita melakukannya,” ujarnya.

Presiden Joko Widodo, kata Menparekraf Sandiaga, telah berpesan bahwa pascapandemi harus dipastikan ada event-event yang berkualitas yang bisa mendatangkan dampak positif langsung bagi masyarakat.

“Menariknya, selain itu adalah event pertama KEN. Event itu juga berdekatan dengan Imlek, keseruannya pas dengan budaya Jawa.”

“Menjadi simbol bahwa kita semua saudara dalam kebhinekaan Indonesia,” ujarnya.

Menparekraf juga mengarahkan agar event yang digelar mulai 27 Januari sampai 24 Februari 2024 dapat dikembangkan melalui platform digital.

“Saya ingin strategi storynomic-nya dikembangkan dan didokumentasikan dalam bentuk digital.”

“Sehingga event itu bisa menjadi contoh event-event lain di Indonesia. Kalau bisa konten-kontennya terus ditingkatkan,” katanya.

Tahun ini, Grebeg Sudiro berbarengan dengan berbarengan dengan perayaan imlek dan kampanye salah satu paslon capres/cawapres di Solo.

Ternyata masyarakat yang datang ke kampanye itu berbelanja dan berburu wisata kuliner.

“Jadi pergerakan itu menghasilkan peningkatan kunjungan bagi wisatawan salah satunya melalui Grebeg Sudiro.”

“Dampaknya luar biasa, ini event yang dikemas dengan baik secara waktu juga tepat berbarengan dengan Imlek dan kita saksikan penutupannya pada 22 Februari 2024.”

“Kami akan menghitung dampaknya secara menyeluruh,” kata Sandiaga Uno dilansir Info Publik.

Dalam kesempatan tersebut hadir mendampingi Menparekraf Sandiaga, Direktur Pemasaran Nusantara Kemenparekraf/Baparekraf Dwi Marhen Yono.

Dan Direktur Utama Badan Otorita Borobudur, Agustin Perangin-Angin.***

Artikel di atas juga sudah dìterbitkan di portal berita nasional dari Jawa Tengah Hallosolo.com

Sempatkan juga untuk membaca artikel menarik lainnya, di portal berita Halloupdate.com dan Bisnisnews.com

Berita Terkait

Sebanyak 49 Rumah Rusak Akibat Gempabumi dengan Kekuatan Magnitudo 4.4 di Batang, Jawa Tengah
Gempabumi dengan Kekuatan Magnitude 4.4 Sebabkan Kerusakan Bangunan dan Warga Batang Luka-Luka
Bersama BNSP, PLSP PT Muhammadiyah/Aisiyah Siapkan SDM Kompeten: Menyongsong Indonesia Emas 2045
2 Desa Terdampak Kekeringan, Pemkab Cilacap Tetapkan Status Siaga Darurat Bencana Kekeringan
Beredar di Boyolali Surat Pemberitahuan Dimulainya Penyelidikan, KPK Langsung Beri Penjelasan Resmi
Kecelakaan Beruntun Terjadi di Jalur dari Arah Jakarta Menuju Semarang di Jalan Tol Semarang – Batang
Gerakan Muslim Jateng Ungkap Sejumlah Alasan Dukung Sudaryono untuk Maju Jadi Calon Gubernur
Merupakan Salah Satu Jalur Utama Mudik, Hingga Saat Ini Jalur Pantura Demak – Kudus Belum Bisa Dilalui
Jasasiaranpers.com dan media online ini mendukung program manajemen reputasi melalui publikasi press release untuk institusi, organisasi dan merek/brand produk. Manajemen reputasi juga penting bagi kalangan birokrat, politisi, pengusaha, selebriti dan tokoh publik.

Berita Terkait

Sabtu, 22 Juni 2024 - 11:51 WIB

Kasus Penyalahgunaan Narkoba, Musisi dan Penyanyi Virgoun Ditangkap Polres Metro Jakarta Barat

Rabu, 12 Juni 2024 - 08:25 WIB

Selebgram Ria Ricis Kenal dengan Pelaku dan Pernah Punya Hubungan Baik, Sempat Ngasih Handphone

Kamis, 23 Mei 2024 - 11:02 WIB

Termasuk Siskaee : Polsi Serahkan 11 Tersangka Kasus Rumah Produksi Film Porno ke Kejari Jaksel

Minggu, 17 September 2023 - 15:21 WIB

Hadiri Pernikahan Anak Hotman Paris Hutapea, Doa Prabowo Subianto: Semoga Berbahagia dan Diberi Kebaikan

Rabu, 13 September 2023 - 14:53 WIB

Kasus Produksi Film Dewasa Berjudul ‘Keramat Tunggak’ Polisi Panggil Pemeran, Termasuk Siskaeee

Berita Terbaru