Dihimpit Kondisi, Charles Stevent Justru Sukses jadi Konten Kreator

Avatar photo

- Pewarta

Kamis, 7 September 2023 - 13:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Charles Stevent Salim, seorang konten kreator Gaming.  (Dok. Pribadi)

Charles Stevent Salim, seorang konten kreator Gaming. (Dok. Pribadi)

APAKABARNEWS.COM – Kemauan dan semangat serta konsistensi merupakan faktor utama yang mempengaruhi kesuksesan seseorang.

Yuks, dukung promosi kota/kabupaten Anda di media online ini dengan bikin konten artikel dan cerita seputar sejarah, asal-usul kota, tempat wisata, kuliner tradisional, dan hal menarik lainnya. Kirim lewat WA Center: 085315557788.

Seperti halnya kisah Charles Stevent Salim yang sukses membangun karir menjadi konten kreator gaming di YouTube meski sempat dihimpit dengan keadaan.

Sebelum menggeluti dunia YouTube, Charles merupakan seorang pebisnis di bidang bazar fashion yang diadakan di mal-mal besar sebelum pandemi menyerang.

Charles bermimpi memiliki toko sendiri dan tidak pernah terbesit akan menjadi konten kreator.

Namun, kondisi pandemi memaksa Charles berhenti dari pekerjaannya dan membuat kondisi ekonominya sempat menurun.

Charles Stevent Salim, seorang konten kreator Gaming. (Dok. Pribadi)

“Sebenernya dulu tuh fokus nya bener-bener ke brand fashion ku, bahkan cita-cita ku waktu itu pengen punya butik sendiri buat brand sendiri. Sampai udah dibayangin toko nya seperti apa dan dimana. Pokoknya kayak udah bener-bener jadi impian banget deh. Tapi berhubung masih merintis jadi otomatis masih jadi angan-angan aja,” ujar Charles.

“Ternyata Tuhan kehendaknya beda. Tiba-tiba ada pandemi, tiba-tiba banyak orang kehilangan pekerjaan, roda ekonomi berhenti, semua orang fokus nya nyimpen uang buat kebutuhan sehari-hari, gak beli barang yang memang lagi ga penting, apalagi barang fashion kan.”

“Karena semua orang gak tau Covid-19 ini sebenernya apa dan sampai kapan. Semua orang butuh uang dan semua orang tiba-tiba kehilangan pekerjaan, otomatis usaha fashion ku bener-bener berhenti. Offline gak mungkin karna mall tutup semua, online pun orang-orang lebih milih buat beli masker sama sanitizer daripada beli baju.” Lanjutnya.

Karena dihimpit keadaan dan tidak ada pemasukan sama sekali, Charles akhirnya memutar otak dan banting stir menjadi seorang konten kreator gaming di YouTube sejak April 2020.

Adiknya, Yanshen Lim yang lebih dulu menjadi kreator menyarankannya untuk coba membuat YouTube.

Dengan bermodal peralatan seadanya bahkan bisa dibilang serba keterbatasan, Charles mulai membuat konten dan beruntungnya mendapat feedback bagus dari viewers.

“Ada aja ide buat bikin konten, mulai bikin konsep, nulis script, ngedit bermodalkan tablet seadanya, terus uploadnya juga 1 video 10 menit bisa habisin sekitar 1 – 2 jam tergantung gimana sinyalnya karena masih pakai kuota handphone dan ga punya jaringan wifi. Pokoknya semua serba seadanya dan sebenernya susah deh waktu itu.”

“Puji Tuhan, ternyata feedback nya bagus, ada aja yang nonton, jadi semangat buat bikin video-video selanjutnya, dan ternyata bisa menghasilkan plus ga secape ngurusin bazar dari mall ke mall. Jadi deh sampai sekarang fokus dan konsisten bikin konten aja. Beruntung banget sih bisa ada kesempatan buat banting stir dan ada di titik ini sekarang.” Jelas Charles.

Kini Charles berhasil memperoleh hampir 400 ribu subscribers di Channel YouTubenya Charles Studios dan 130 ribu followers di TikTok @charles_studios.***

Berita Terkait

Prabowo Subianto Bakal Kirim Tim Nasional Sepak Bola Indonesia U-20 Latihan di Aspire Academy, Qatar
Jelang Piala Dunia U17, Ketua Umum PSSI Erick Thohir Mohon Doa pada Pemuka Pondok Pesantren
Jasasiaranpers.com dan media online ini mendukung program manajemen reputasi melalui publikasi press release untuk institusi, organisasi dan merek/brand produk. Manajemen reputasi juga penting bagi kalangan birokrat, politisi, pengusaha, selebriti dan tokoh publik.

Berita Terkait

Rabu, 28 Februari 2024 - 16:42 WIB

Pelaku Disergap di Sragen dan Serang, Polisi Ungkap Peredaran Narkoba Lintas Pulau Jawa dan Sumatera

Selasa, 13 Februari 2024 - 13:51 WIB

Bencana dengan Jumlah Pengungsi Terbanyak di Awal Tahun 2024, Predikat untuk Banjir Bandang di Demak

Senin, 12 Februari 2024 - 08:49 WIB

Dari Pasar Gede dan Kampung Pecinan Solo, Tradisi Grebeg Sudiro Jadi Akulturasi Budaya Tionghoa dan Jawa

Rabu, 7 Februari 2024 - 11:26 WIB

Seorang Meninggal dan 157 KK di 4 Desa Terdampak, Banjir dan Longsor Landa Kabupaten Cilacap

Rabu, 7 Februari 2024 - 11:13 WIB

33 Desa Terendam Banjir di Grobogan Akibat Sungai Lusi, Sungai Serang, dan Sungai Tuntang Meluap

Kamis, 25 Januari 2024 - 16:14 WIB

Pemerintah Serahkan Bantuan Stimulan bagi Petani Terdampak Banjir, Lahan 16.321 Ha di Jateng Gagal Panen

Kamis, 18 Januari 2024 - 07:59 WIB

Tewaskan 6 Orang Pemandu Lagu Mayoritas Asal Jabar, Polisi Ungkap Penyebab Kebakaran Maut Karaoke Tegal

Sabtu, 13 Januari 2024 - 15:59 WIB

6 Kecamatan Terdampak Longsor Banjarnegara, Pemkab Sediakan Lahan untuk Relokasi Hunian Sementara

Berita Terbaru